
Tadi siang (22/07/2024) mahasiswa Universitas Islam Negeri Kyai Haji Ahmad Siddiq (UIN KHAS ) Jember dengan pengurus PKH Kecamatan Padang turun ke Dusun Sabrang Desa Kedawung Kecamatan Padang, di sela-sela kegiatan tersebut Bpk.Syafunuri yang mengawal mahasiswa KKN di dampingi oleh Kepala Dusun Sabtang Ibu Masita,bertempat di rumah Ibu Nursia RT 30 RW 07. Menurut Ibu Masita,para mahasiswa memberikan edukasi kepada ibu -ibu masyarakat Dusun Sabrang tentang pentingnya UMKM yang salah satu nya bisa memanfaatkan hasil kebun seperti singkong, pisang ,bonte dan ketela pohon yang merupakan tanaman asli hasil kebun warga di olah menjadi keripik yang bernilai tinggi dan bisa di jual untuk mendapatkan penghasilan tambahan bagi warga .Sebagai Kepala Dusun beliau sangat mendukung sekali kedatangan para mahasiswa KKN bisa berbagi ilmu, sabat memberikan pemahaman tata cara pembuatan keripik bernilai tinggi.Juga para mahasiswa putri memberikan tata cara membuat tas dari benang rajut dengan berbagai model. Harapan Ibu Masita agar nanti di bimbing kembali dan warga dapat mengajak warga lain untuk bersama-sama menciptakan dusun yang memiliki usaha kreatif berbasis bisnis.
Masyarakat Dusun Sabrang yang terdiri dari 6 RT satu RW merupakan daerah pertanian dan perkebunan, mayoritas bertani Tebu,kayu, singkong,bonte,pisang dan yang lainnya.Sangat memungkinkan sekali untuk membuat produk hadir tanaman menjadi keripik yang dapat menambah pendapatan bagi warga setempat, adapun hasil olahannya dapat dipasarkan di pasar tradisional di Desa Kedawung sendiri,dan tidak menutup kemungkinan jika masyarakat kompak dapat memasarkan ke wilayah lain.
Di rumah singgah kami konfirmasi kepada Ketua KKN saudara Ikwal Al Ahyar dari Kabupaten Bondowoso, beliau menyampaikan senang berbagi ilmu pengetahuan sebagai bagian dari tugas dan kewajiban sebagai mahasiswa dan dapat berguna bagi warga masyarakat setelah selesai KKN masih banyak program yang akan dilakukan di 5 dusun, sudah terjadwal dan para pemberi materi .Dia bercerita sebelum menjadi mahasiswa dia berjualan tembakau khas Kabupaten Bondowoso yaitu tembakau Tambeng, melihat kondisi geografis Desa Kedawung rupanya walaupun tidak ada sumber mata air tetapi tanah masih subur dan cuaca yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin,cocok juga di tanami tembakau.
Ikwal menyampaikan senang sekali berada di Desa Kedawung yang masyarakatnya ramah serta tidak cuek , memberikan pelayanan yang baik kepada para mahasiswa terutama kepada perangkat desa yang sering berkunjung di tempat bermukim di waktu malam hari.Harapan para mahasiswa selama menempuh studi di lapangan, nantinya bisa bermanfaat bagi setiap masyarakat apa yang telah di bagikan ilmu serta pengalamannya.Juga memacu semangat dari kawan-kawan mahasiswa lainnya agar bisa berbakti kepada nusa dan bangsa setelah lulus nanti.(MS)