
Forkompinca Kecamatan Padang menyelenggarakan pembinaan para kader ,Selasa 6 Agustus 2024 di Kantor Kecamatan Padang di ikuti 9 Kader Pembangunan Manusia (KPM) se Kecamatan Padang, . Di mulai jam 09.00 WIB di buka oleh Bapak Camat Padang Jamak Nurwanto,di dampingi Polsek dan Koramil Kecamatan Padang menyambut dan membuka acara, beliau memberikan pesan agar para Kader KPM mengikuti pembinaan secara seksama, mencermati dan mengerti apa yang di sampaikan oleh narasumber.Memberikan suport kepada KPM supaya lebih giat lagi demi tercapai program untuk menekan berkembangnya balita stunting.
Ibu Oka sebutan akrab dari Ibu Siti Mubarokah asal Kecamatan Kencong Kabupaten Jember sebagai narasumber memberikan pembinaan pengaplikasian eHDW agar lebih mudah mengakses data yang sudah di laporkan KPM agar masuk ke pusat bahwa telah di lakukan pemetaan bagi balita,ibu hamil,ibu hamil KEK, remaja putri dan keluarga berisiko stunting.Program eHDW adalah program yang di laksanakan untuk oleh Kementerian Desa PDTT untuk perencanaan, pelaksanaan serta pengendalian Konvergensi Stunting . Aplikasi eHDW efektif untuk membantu KPM agar lebih mudah mengontrol karena sudah berbasis data nasional dan tidak akan hilang atau tetap tersimpan jika kita mengalami HP Hilang, rusak juga pada laptop dan komputer.
Ibu Oka memberikan pemahaman kepada KPM karena memang sulit untuk dapat masuk ke program ini, melalui pendaftaran nomor email Sekdes, Perangkat Desa yang lain yang di tunjuk sebagai server operator dan KPM sebagai petugas.Di kesempatan ini Ibu Juarmanik KPM Desa Barat bertanya ,"Bagaimana tentang keberadaan 2 orang KPM satu desa apa dapat mengakses semua," Ibu Oka menjawab,"Bisa mengakses memakai 2 akun tetapi tetap satu aplikasi eHDW dengan cara bergantian jam masuknya." Di saat itu juga semua KPM Desa memberikan nomor NIK KTP dan email beserta nomor NIK KTP dan email operator untuk di daftar melalui operator Kecamatan. Bapak M Ja'far yang merupakan Pendamping DD Kecamatan Padang mendaftarkan semua agar bisa login ke aplikasi eHDW yang sudah di share melalui grup KPM se Kecamatan Padang.
Setengah di daftarkan di ajarkan cara masuk nya , apa saja yang harus di klik, semua KPM mengikuti panduan dari Ibu Oka.Ada 2 desa belum bisa mendaftar karena operator tidak dapat di konfirmasi . Lanjut dengan simulasi sebagai contoh Desa Bodang untuk di buka dan di padukan dengan data yang di miliki bisa masuk, jika data yang di input salah tidak akan masuk.Sesudah itu membuka data sasaran yang meliputi Remaja Putri, Calon Pengantin dan Calon Pasangan Subur lanjut Ibu Hamil dan Ibu Hamil KEK ,Bayi 0-59 Bulan, Keluarga Berisiko Stunting dan Keluarga Rentan.
Setelah itu tahapan berikutnya melihat Data Cakupan Layanan,di sini di suruh mengisi berapa jumlah Remaja Putri yang memeriksakan Status Anemia berapa yang sudah mendapat tablet tambah darah ,dan yang lainnya Anak usia 0-59 memantau perkembangan anak, anak gizi buruk di ber tambahan asupan gizi dan konseling gizi,anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap kemudian melihat keluarga berisiko stunting dan keluarga rentan, keluarga memiliki kartu keluarga, memiliki akses sumber air bersih, akses jamban sehat, akses keikutsertaan jaminan kesehatan baik mandiri atau subsidi, keluarga rentan terdaftar dalam bantuan sosial seperti PKH,BLT DD atau program sejenis, keluarga memiliki akses sanitasi dan yang lainnya.(MS)