
Sosialisasi kepada kelompok tani se Kecamatan Padang yang di selenggarakan di Desa Barat pada tanggal 24 Juli 2024 , tepatnya di rumah bapak Supriyono pada pukul 13.00 dan selesai pukul 16.00 tadi siang di hadiri para kelompok tani se Kecamatan Padang merupakan agenda bulanan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Kecamatan Padang yang di bina langsung BPP Kecamatan Padang.Nara sumber yang di hadirkan yaitu Bapak Wardi dari Badan Penyuluh wilayah Padang dan Gucialit memberikan penyuluhan tentang cara mengusir dan membasmi hama tikus yang sekarang ini menjadi wabah di wilayah Desa Tanggung, Merakan, Babakan, Kalisemut dan sebagian wilayah di Desa Barat, menurut Bapak Wardi hama tikus sudah merajalela serta sangat ganas sekali jika di biarkan, petani akan gagal panen . Salah satu cara dengan biaya irit membuat Rubuha.Apa itu Rubuha tanya dari petani,di jelaskan Rubuha ada penangkaran burung hantu, dengan membuat kandang seperti kandang merpati kecil di taruh di tempat yang sunyi, agar di tempati burung hantu secara alami masuk ke tempat kandang tersebut.Dengan ketinggian minimal 4 meter .
Para ketua kelompok tani sepakat untuk mengikuti cara baru tersebut,di sela kegiatan itu di adakan cara membuat Rubuha dan cara meletakkan Rubuha yang di samping nya sekitar 4 meter di letakkan tempat tangkringan burung hantu.Beberapa kelompok tani sudah ada yang membuat seperti kelompok tani Sumber Putri Desa Tanggung sebanyak 5 Rubuha.Burung hantu biasanya berkembang biak di tempat teduh yang nyaman dan hangat dengan bertelur lebih dari 4 atau bisa lebih dan tidak bisa membuat sarang seperti burung lain pada umumnya, sehingga banyak menetap di bambu atau tempat rindang terkadang telur banyak yang jatuh.Agar berkembang biak dengan cepat di buat Rubuha yang bisa menetaskan telur nya hingga 3 atau lebih, tetapi setelah anak besar induknya akan mengusir anaknya sehingga harus membuat Rubuha lagi.Cara ini sungguh efektif untuk membasmi hama tikus, semakin banyak burung hantu sudah pasti tikus-tikus akan di mangsa.
Kepala BPP Kecamatan Padang Bpk.Sugeng Purnomo akan mencarikan solusi lebih cepat dengan memberikan bantuan burung hantu kepada para kelompok tani.Beliau meyakini cara ini sangat efektif, murah dan irit biaya.Bpk.Kondang Sunyoto S.E. selaku Sekretaris GAPOKTAN Kecamatan Padang mengharapkan kekompakan para kelompok tani agar di masing-masing desa menerapkan Rubuha sebagai solusi dan percontohan supaya di ikuti anggota dan petani lainnya.
Ketua Pos Penyuluh Desa (POSLUHDES) Desa Kedawung Bpk . Sutiyo,sangat mendukung program dari GAPOKTAN Kecamatan Padang, walaupun di Desa Kedawung tidak ada sawah akan memberikan ilmu yang telah di dapat untuk di sosialisasikan kepada warga Desa Kedawung yang memiliki lahan sawah di tempat lain.(MS)