
Barat, Lumajang, [06/08/2024] – Suasana meriah menyelimuti Dusun Tekik, Desa Barat, Lumajang kemarin pada tanggal 05 Agustus 2024. Hal ini diselenggarakannya lomba Pawon Urip yang sudah dibantu dalam persiapan kerja bakti sebelumnya oleh warga termasuk juga para mahasiswa KKN Posko 77 UIN KHAS Jember. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya ketahanan pangan serta meningkatkan kreativitas masyarakat.
Para peserta lomba menunjukkan kebolehannya dalam mengolah berbagai jenis tanaman menjadi menarik. Vegetasi tanaman untuk kebutuhan menu sehari-hari, semuanya dibentuk dengan tampilan yang baik. Tidak hanya itu, para peserta juga dinilai dari kebersihan dan kerapian pada halaman tersebut.
Salah seorang juri lomba, mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme peserta. “Saya sangat terkesan dengan kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan oleh para peserta. Mereka mampu menyajikan hiasan tempat halamanya agar memiliki nilai estetika yang tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia menyampaikan harapannya agar lomba Pawon Urip ini dapat menjadi agenda tahunan. “Melalui lomba ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi antarwarga dan melestarikan budaya vegetasi tanaman. Semoga tahun depan, lomba ini dapat diselenggarakan dengan lebih meriah lagi,” harapnya.
Lomba Pawon Urip di Dusun Tekik tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Salah satu peserta, mengaku sangat senang mengikuti lomba ini. "Saya sangat senang semakin dikenal oleh generasi muda," ujarnya.
Ketua PKK Desa Barat, berharap lomba Pawon Urip dapat menjadi agenda tahunan. “Lomba Pawon Urip juga menekankan pentingnya gizi seimbang yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Juri memberikan penilaian khusus pada pemilihan bahan makanan yang kaya nutrisi dan cara pengolahan yang tepat untuk menjaga kandungan gizinya," ungkapnya."
Setelah, melewati beberapa tahap penilaian lomba Pawon Urip yang kemudian dilaksanakan makan bersama. Lomba Pawon Urip ini membuktikan bahwa sangat digemari oleh masyarakat. Sejalan dengan semangat menjaga lingkungan, lomba Pawon Urip kali ini mendorong peserta untuk menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Penggunaan bahan-bahan organik, kemasan biodegradable, dan upaya mengurangi limbah makanan menjadi poin penting dalam penilaian.