
Peternak kambing yang ada di Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, peternak kambing yang bernama VEMAS yang berumur 20 tahun yang berdomisili di Dusun Bijirejo berhasil membuat pakan ternak fermentasi atau silase yang menjadi solusi ketersediaan pakan ketika musim kemarau serta dapat meningkatkan kualitas dan populasi ternak di Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.
Silase merupakan pakan hijauan ternak seperti tebon jagung, pelepah pisang, rumput gajah dan jerami yang difermentasi, dan pakan ternak fermentasi ini mampu bertahan hingga dua tahun jika penyimpanan dilakukan dengan benar, solusi peternak untuk memastikan ketersediaan pakan yang berkualitas dan terjangkau.
Menurut VEMAS selaku peternak kambing ini keunggulan menggunakan pakan silase mengurangi bau pada hewan ternak dan dengan silase penyerapan asupan ke dalam tubuh hewan ternak lebih maksimal sehingga kotoran tidak berbau.
Harapan VEMAS agar para peternak bisa menyediakan pakan yang berkualitas bagi hewan ternaknya, sehingga populasi ternak di Desa Bodang semakin bertambah, baik dari kualitas maupun kuantitasnya.
Pakan ternak fermentasi ini juga dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif bagi hewan ternak ruminansia, seperti kambing, domba dan sapi sehingga petani tidak harus bergantung pada pakan rumput segar, saat musim kemarau peternak tidak perlu khawatir bakal kekurangan pakan karena mereka bisa membuat silase.
Silase adalah pakan ternak yang dibuat melalui proses fermentasi alami dari berbagai jenis tanaman hijauan. Pakan ini seringkali dijadikan pilihan utama untuk ternak ruminansia seperti kambing, karena memiliki sejumlah manfaat yang signifikan.
Mengapa Silase Baik untuk Kambing?
1. Ketersediaan Pakan Sepanjang Tahun:
o Silase dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga peternak tidak perlu khawatir kekurangan pakan saat musim kemarau atau saat pasokan hijauan segar terbatas.
2. Kualitas Nutrisi Terjaga:
o Proses fermentasi pada silase membantu mempertahankan kandungan nutrisi hijauan seperti protein, karbohidrat, dan mineral.
o Beberapa jenis bakteri yang terlibat dalam proses fermentasi bahkan dapat menghasilkan asam laktat yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan kambing.
3. Peningkatan Kecernaan:
o Proses fermentasi membuat dinding sel tanaman menjadi lebih lunak, sehingga lebih mudah dicerna oleh kambing.
o Hal ini berdampak pada peningkatan efisiensi penggunaan pakan dan pertumbuhan yang lebih baik.
4. Peningkatan Palatabilitas:
o Aroma khas silase yang dihasilkan dari proses fermentasi seringkali disukai oleh kambing, sehingga dapat meningkatkan nafsu makan mereka.
5. Pencegahan Penyakit:
o Beberapa jenis asam organik yang dihasilkan selama proses fermentasi dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri patogen dalam rumen, sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit pencernaan pada kambing.
Jenis Tanaman yang Sering Dibuat Silase
• Jagung: Merupakan salah satu tanaman yang paling umum digunakan untuk membuat silase karena kandungan nutrisi dan hasil fermentasi yang baik.
Terbuka di jendela baru www.hubbardfeeds.com
Corn silage
• Rumput-rumputan: Seperti rumput gajah, king grass, atau rumput leguminosa.
• Sorgum: Sering digunakan karena toleran terhadap kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan.
Cara Pembuatan Silase
Proses pembuatan silase melibatkan beberapa tahapan, yaitu:
• Pemotongan: Tanaman dipotong menjadi potongan-potongan kecil agar proses fermentasi berlangsung lebih merata.
• Pengisian: Potongan tanaman dimasukkan ke dalam wadah penyimpanan, seperti silo atau plastik.
• Penghilangan Udara: Udara di dalam wadah harus dihilangkan sebanyak mungkin untuk menciptakan kondisi anaerob yang mendukung pertumbuhan bakteri asam laktat.
• Penyegelan: Wadah penyimpanan kemudian ditutup rapat untuk mencegah masuknya udara dari luar.
Kesimpulan
Silase merupakan pakan ternak yang sangat bermanfaat bagi kambing, terutama dalam hal ketersediaan pakan, kualitas nutrisi, dan kesehatan pencernaan. Dengan memberikan pakan silase yang berkualitas, peternak dapat meningkatkan produktivitas ternaknya dan memperoleh keuntungan yang lebih baik.
Silase memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan rumput segar, sehingga lebih menyehatkan dan membuat ternak lebih cepat gemuk.